Home » Bisnis Insight » Perbedaan Endorse dan Paid Promote

Perbedaan Endorse dan Paid Promote

Perbedaan Endorse dan paid promote
Halo, Sahabat Ideku! Untuk kamu yang aktif berselancar di media sosial, tentu udah nggak asing lagi dong sama yang namanya Endorse dan Paid Promote. Duo strategi marketing ini terkenal ampuh dan sering digunakan untuk meraih customer di media sosial.

Ibarat kakak beradik, endorse dan paid promote ini mirip sih, tapi tetap punya perbedaan. Kita bahas perbedaan mereka dari pengertiannya dulu, yuk.

Dikutip dari idntimes.com, endorse adalah suatu bentuk iklan yang menggunakan tokoh atau selebritas terkenal yang memiliki pengakuan, kepercayaan, rasa hormat, atau kesadaran tinggi di antara publik.

Baca Juga : 4 Hal Agar Toko Online mu di percaya

Berbeda lagi dengan Paid Promote yang jika dilihat dari definisinya memiliki arti promosi berbayar. Paid promote adalah sebuah promosi atau iklan berbayar yang menggunakan influencer atau selebritas untuk menyampaikan materi iklan milik brand tertentu.

Informasi lengkap mengenai perbedaan endorse dan paid promote, simak penjelasannya di bawah ini yaa.

3 Perbedaan Endorse dan Paid Promote

  1. Mekanisme Promosi

Pada sistem endorse, pemilik brand perlu mengirimkan produknya terlebih dahulu kepada influencer atau selebritas pilihannya. Karena pada proses promosi secara endorse, influencer ini me-review produk secara langsung. Sehingga, produknya harus terlihat benar-benar digunakan.

Sedangkan pada sistem paid promote, pemilik brand hanya perlu mengirimkan materi promosi (gambar, video, atau caption) dan membayar tarif yang sudah disepakati bersama. Pemilik brand tidak perlu mengirimkan produknya untuk di-review secara langsung oleh influencer.

  1. Media Iklan

Meskipun endorse dan paid promote memiliki media iklan yang sama yaitu media sosial, namun tetap ada segmen-segmen yang membedakan kedua metode promosi ini.

Pada sistem endorse, pemilik brand tidak harus memilih akun influencer dengan jumlah followers yang terlalu tinggi. Pemilik brand bisa memilih akun pribadi influencer yang kontennya berkaitan dengan produk yang akan dipromosikan. Agar promosi yang kamu lakukan bisa tepat sasaran dan berhasil menjaring customer untuk membelinya.
Baca Juga : Tips Membalas Chat Customer

Pada paid promote, pemilik brand memilih akun dengan jumlah followers yang tinggi. Biasanya akun-akun yang dipilih bukanlah akun pribadi, melainkan akun publik.

  1. Harga

Pada sistem pembayaran, terdapat perbedaan yang cukup signifikan antara dua strategi pemasaran tersebut. Dalam sistem endorse, pembayaran bisa dilakukan dengan cara barter produk. Pemilik brand wajib mengirimkan produknya untuk di-review dan disesuaikan dengan harga barang yang sudah disepakati. Misalnya, tarif endorse 1 juta, maka pemilik brand mengirimkan produknya senilai 1 juta kepada influencer tersebut. Namun bisa juga influencer mendapatkan bayaran berupa kombinasi antara produk dan uang. Bergantung dari kesepakatan antara kedua pihak.

Sedangkan pada paid promote, besaran tarif sudah ditentukan oleh influencer dan disepakati oleh kedua belah pihak. Kemudian, pemilik brand tidak perlu lagi mengirimkan produknya, cukup mengirimkan materi promosi saja.

Itu dia perbedaan antara endorse dan paid promote yang bisa kamu jadikan referensi untuk memilih strategi promosi apa yang cocok dengan kebutuhan bisnis online-mu. Setelah tahu perbedaannya, kamu mau coba strategi yang mana nih, Sahabat Ideku?

Share via
Copy link